PERBANDINGAN POTENSI EKSTRAK TERPURIFIKASI, EKSTRAK ETANOL 96% DAN EKSTRAK ETANOL 70% DAUN SIRIH MERAH SEBAGAI ANTIBAKTERI Streptococcus mutans

Penulis

  • Yohanista Putri Atan Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo, Yogyakarta, Indonesia
  • Eni Kartika Sari Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo, Yogyakarta, Indonesia
  • Mega Karina Putri Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26874/kjif.v9i3.804

Kata Kunci:

Antibakteri, Daun Sirih Merah, Purifikasi, Streptococcus mutans.

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengembangan agen antibakteri alami untuk mengatasi Streptococcus mutans, penyebab utama karies gigi yang memengaruhi 60-90% populasi global. Resistensi bakteri terhadap antibiotik sintetik semakin meningkat, sementara penggunaan antiseptic konvensional berisiko menimbulkan iritasi mukosa oral. Daun sirih merah (Piper crocatum) menjadi kandidat potensial karena kandungan senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, dan tanin yang bersifat antibakteri. Namun, efektivitasnya belum optimal akibat variasi metode ekstraksi dan ketiadaan data komparatif terkait polaritas pelarut serta proses purifikasi. Proses purifikasi dengan heksan menjadi krusial untuk menghilangkan komponen non-aktif (klorofil) yang dapat mengganggu aktivitas senyawa target. Studi sebelumnya hanya fokus pada ekstrak etanol tanpa membandingkan konsentrasi pelarut 96% dan 70% atau fraksi hasil pemurnian. Variasi pelarut diduga mempengaruhi profil senyawa aktif, seperti flavonoid dan tanin yang lebih larut dalam etanol 70%. Temuan bahwa ekstrak etanol 70% menunjukkan efektivitas tertinggi (10,4 mm) dibanding etanol 96% (5,27 mm) dan fraksi tidak larut heksan (7,25 mm), antar ekstrak mengindikasikan perlunya optimasi metode ekstraksi senyawa pemurnian untuk memaksimalkan retensi senyawa bioaktif. Penelitian ini menjawab kebutuhan mendesak akan standarisasi formulasi fitofarmaka berbasis bukti ilmiah, khususnya dalam menentukan kombinasi pelarut dan teknik purifikasi yang optimal. Hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan antibakteri alamiah yang aman, efektif, dan terukur, sekaligus mengurangi ketergantungan pada antibiotik sintetik yang berisiko resistensi berbasis bukti ilmiah, khususnya dalam menentukan kombinasi pelarut dan teknik purifikasi yang optimal. Hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan antibakteri alamiah yang aman, efektif dan terukur, sekaligus mengurangi ketergantungan pada antibiotik sintetik yang beresiko resistensi.

Kata kunci: Antibakteri, daun sirih merah, purifikasi, streptococcus mutans.

 

Abstract

This study is motivated by development of natural antibacterial agents to combat Streptococcus mutans, the primary causative agent of dental caries affecting 60-90% of the global population. Resistance of bacteria to synthetic antibiotics is increasingly prevalent, while the use of conventional antiseptics carries the risk of oral mucosal irritation. Red betel leaf (Piper crocatum) is a promising candidate due to its bioactive compounds such as alkaloids, flavonoids and tannins that exhibit antibacterial properties. However, its effectiveness has not been optimized due to variations in extraction methods and the lack of comparative data regarding solvent polarity and purification processes. Purification using hexane is crucial to remove non-active components (e.g., chlorophyll) that may interfere with the activity of target compounds. Previous studies have focused only on ethanol extracts without comparing solvent concentrations of 96% and 70% or purified fractions. Variations in solvent polarity are suspected to influence the profile of active compounds, such as flavonoids and tannins, which are more soluble in 70% ethanol. Findings that the 70% ethanol extract showed the highest effectiveness (10.4 mm inhibition zone) compared to 96% ethanol (5.27 mm) and the non-hexane soluble fraction (7.25 mm) indicate the need to optimize extraction and purification methods to maximize the retention of bioactive compounds. This research addresses the urgent need for standardization of phytopharmaceutical formulations based on scientific evidence, particularly in determining the optimal combination of solvents and purification techniques. The results can form the basis for developing safe, effective, and measurable natural antibacterial agents, thereby reducing dependence on synthetic antibiotics that carry the risk of resistance.

Keyword: Antibacterial, purification, red betel leaf, streptococcus mutans.

 

Referensi

Afiff, F. E., & Amilah, S. 2017. Efektivitas Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) Terhadap Zona Hambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus. STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa, 10(1), 12-16.

Amalia, R. 2021. Karies Gigi: Perspektif Terkini Aspek Biologis, Klinis dan Komunitas. Yogyakarta: UGM Press.

Amalia, P. 2023. Skrining Fitokimia Hasil Ekstraksi Daun Handeuleum (Graptophyllum pictum L. Griff.) Menggunakan Metode Maserasi dan Sokletasi dengan Variasi Kepolaran Pelarut. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(9), 2839-2846.

Amiluddin, M. I., Islawati, I., & Amirullah, A. 2023. Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans. Nuhela Journal of Injury, 2(1), 7-16.

Andhiarto, Y., Andayani, R., & Ilmiyah, N. H. 2022. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 96% Daun Mimba (Azadirachta indica A. Juss.) dengan Metode Ekstraksi Perkolasi Terhadap Pertumbuhan Bakteri. Journal of Pharmacy Science and Technology, 2(1), 102-111.

Candrasari, A., Romas, M. A., & Astuti, O. R. 2012. Uji Daya Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 6538, Escherichia coli ATCC 11229 dan Candida albicans ATCC 10231 Secara In Vitro. Biomedika, 4(1), 6-19.

Dewi, S. D., & Hanifa, D. N. C. 2021. Karakterisasi dan Aktivitas Antibakteri Minyak Serai Wangi (Cymbopogun nardus L. Rendle) Terhadap Propionibacterium acnes. Jurnal Farmasi Indonesia, 18(02), 371-379.

Firmansyah, T., & Oriana, E. 2022. Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit Putih Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe. Acta Holistica Pharmaciana, 4(1), 20–24.

Fransiska, A. N., Masyrofah, D., Marlian, H., Sakina, I. V., & Tyasna, P. S. 2021. Identifikasi Senyawa Terpenoid dan Steroid Pada Beberapa Tanaman Menggunakan Pelarut N-Heksan. Jurnal Health Sains, 2(6), 733-741.

Handoyo, D. L. Y., & Pranoto, M. E. 2020. Pengaruh Variasi Suhu Pengeringan Terhadap Pembuatan Simplisia Daun Mimba (Azadirachta indica). Jurnal Farmasi Tinctura, 1(2), 45-54.

Harahap, S. 2023. Alkaloid and Flavonoid Phytochemical Screening On Balakka Leaves (Phyllanthus emblica L.). Formosa Journal of Science and Technology, 2(8), 2069-2082.

Herdiana, I., & Aji, N. 2020. Fraksinasi Ekstrak Daun Sirih dan Ekstrak Gambir Serta Uji Antibakteri Streptococcus mutans. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 19(03), 100-106.

Herdiana, I., Haerussana, A. N. E. M., Syahla, N., Melawati, N., & Diniyati, S. N. 2023. Potensi Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Sirih Hijau, Sirih Merah dan Sirih Hitam Terhadap Bakteri Propionibacterium acne. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat, 7(2), 52-57.

Hilda, L., Hasibuan, R. R., Putri, D. M., Simanjutak, R. A. S., Hajijah, A., Hasibuan, S. H., & Nasution, M. 2023. Bunga Rampai Kimia Herbal Dan Manfaat. Bandung: Mega Press Nusantara.

Januarti, I. B., Wijayanti, R., Wahyuningsih, S., & Nisa, Z. (2019). Potensi Ekstrak Terpurifikasi Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Sebagai Antioksidan dan Antibakteri. Journal Pharmaceutical Science and Clinical Research, 4(2), 60-68.

Kamal, S. E., & Tiara, D. L. 2019. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Buah Pepino (Solanum muricatum Ait) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. Jurnal Farmasi Sandi Karsa, 5(1), 15–18.

Karlina, V. R., & Nasution, H. M. 2022. Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix DC) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Journal of Health and Medical Science, 1(2), 131-139.

Kopon, A. M., Baunsele, A. B., & Boelan, E. G. 2020. Skrining Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Metanol Biji Alpukat (Persea americana Mill.) Asal Pulau Timor. Akta Kimia Indonesia, 5(1), 43-52.

Luhurningtyas, F. P., Susilo, J., Yuswantina, R., Widhihastuti, E., & Ardiyansah, F. W. 2021. Aktivitas Imunomodulator dan Kandungan Fenol Ekstrak Terpurifikasi Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. Var. Rubrum). Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 4(1), 51-59.

Mahfud, N., Islawati, I., & Ridwan, A. 2022. Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) dengan Konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans Penyebab Karies Gigi. Nuhela Journal of Injury, 1(2), 1-8.

Marfuah, I., Dewi, E. N., & Rianingsih, L. 2018. Kajian Potensi Ekstrak Anggur Laut (Caulerpa racemosa) Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 7(1), 7-14.

Mubarak, F., Sartini, S., & Purnawanti, D. 2018. Effect of Ethanol Concentration on Antibacterial Activity of Bligo Fruit Extract (Benincasa hispida Thunb) to Salmonella typhi. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 5(3), 76-81.

Nasyanka, A. L. 2020. Pengantar Fitokimia. Jawa Timur: Qiara Media.

Nugraheni, Z. V., Rachman, T. M., & Fadlan, A. 2022. Ekstraksi Senyawa Fenolat Dalam Daun Teh Hijau (Camellia sinensis). Akta Kimia Indonesia, 7(1), 69-76.

Oktapiya, T. R., & Pratama, N. P. 2022. Analisis Fitokimia dan Kromatografi Lapis Tipis Ekstrak Etanol Daun Rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Sasambo Journal of Pharmacy, 3(2), 105-110.

Oktavia, F. D., & Sutoyo, S. 2021. Skrining Fitokimia Kandungan Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Tumbuhan Selaginella doederleinii. Jurnal Kimia Riset, 6(2), 141.

Oktaviana, N. A., Marah, N. H., & Putra, R. P. 2023. Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Terpurifikasi Daun Jeruk Lemon (Citrus limon L.) Osbeck dengan Metode DPPH. Mantra Bhakti, 1(1), 25-32.

Rahmida, Y. P., Darsono, P. V., & Noval, N. 2023. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bunga Pinang (Areca catechu L.) Terhadap Streptococcus mutans Penyebab Karies Gigi. Sains Medisina, 1(4), 221-226.

Safitri, A., & Roosdiana, A. 2021. Biokimia Bahan Alam: Analisis dan Fungsi. Malang: Media Nusa Creative.

Sari, R., Apridamayanti, P., & Pratiwi, L. 2022. Efektivitas SNEDDS Kombinasi Fraksi Etil Asetat Daun Cengkodok (Melastoma malabathricum) Antibiotik Terhadap Bakteri Hasil Isolat Dari Pasien Ulkus Diabetik. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 7(2), 105-114.

Sayakti, P. I., Anisa, N., & Ramadhan, H. 2022. Pengukuran Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Daun Singkong (Manihot esculenta Crantz) Menggunakan Metode CUPRAC. Jurnal Ilmiah Farmasi, 14(1), 97-106.

Wahyudi, A. T., & Minarsih, T. 2023. Pengaruh Ekstraksi dan Konsentrasi Etanol Terhadap Kadar Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Jahe Emprit (Zingiber officinale Var. Amarum). Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 6(01), 30-38.

Wahyuni, I. T., & Setiarso, P. 2022. Karakterisasi Elektrokimia Ekstrak Klorofil Dari Daun Salam (Syzygium polyanthum) Pada pH Basa Sebagai Sensitizer Pada Dye Sensitized Solar Cell (DSSC). Journal of Chemistry, 10(2), 41-47.

Warnis, M., Aprilina, L. A., & Maryanti, L. 2020. Pengaruh Suhu Pengeringan Simplisia Terhadap Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.). Seminar Nasional Kahuripan, 3(1), 264-268.

Yulia, Y., Idris, M., & Rahmadina, R. 2022. Skrining Fitokimia dan Penentuan Kadar Flavonoid Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Desa Dolok Sinumbah dan Raja Maligas Kecamatan Hutabayu Raja. Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan, 6(1), 49-56.

Yunita, E., & Khodijah, Z. 2020. Pengaruh Konsentrasi Pelarut Etanol Saat Maserasi Terhadap Kadar Kuersetin Ekstrak Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) Secara Spektrofotometri UV-Vis, Jurnal Farmasi Indonesia, 17(2), 273-280.

Zahrannisa, D. L., & I. K., D. 2022. Evaluasi Mutu Fisik Sediaan Pasta Gigi Kombinasi Ekstrak Kayu Siwak (Salvadora persica) dan Daun Mint (Coleus amboinicus L.), Jurnal Kefarmasian dan Gizi, 2(1), 31-41.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-12-30

Cara Mengutip

Putri Atan, Y., Sari, E. K., & Putri, M. K. (2024). PERBANDINGAN POTENSI EKSTRAK TERPURIFIKASI, EKSTRAK ETANOL 96% DAN EKSTRAK ETANOL 70% DAUN SIRIH MERAH SEBAGAI ANTIBAKTERI Streptococcus mutans. Kartika : Jurnal Ilmiah Farmasi, 9(3), 209–222. https://doi.org/10.26874/kjif.v9i3.804

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama